RahmahSukGeunAstuti

RahmahSukGeunAstuti

Jumat, 27 Juni 2014

TUGAS 4 SOFTSKILL BAHASA INDONESIA 2

1. CV 
CV umumnya terdiri dari delapan bagian, yaitu:

  1. Biodata,
  2. Pendidikan,
  3. Pengalaman kerja,
  4. Kursus/pendidikan tambahan
  5. Kegiatan ekstrakurikuler,
  6. Pengalaman organisasi,
  7. Keterampilan,
  8. Prestasi yang pernah diraih.
Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat membuat CV:
·         Usahakan buat serapi mungkin.
·         Cantumkan informasi yang penting dan relevan saja
·         Hampir sama seperti iklan tertulis, CV juga harus mampu “menjual” diri Anda dengan baik
Berikut ini contoh cv (curriculum vitae):

RAHMAH DWI ASTUTI
DATA PRIBADI  
Tempat, tanggal lahir: Bekasi, 07 Juni 1993
Jenis kelamin: Perempuan
Status: Belum Menikah
Agama: Islam
Kewarganegaraan: Indonesia
Alamat: Jakasampurna Bekasi Barat
Telepon: (021) 889596
e-mail: rahmahdwi92@yahoo.com

BIDANG KEAHLIAN
Manajer Pemasaran

PENGALAMAN KERJA
2011 - Saat ini PT. Zakapedia, Sulawesi Selatan
National Sales Manager

  • Meningkatkan penjualan sebesar 50% dan Rp. 400 milyar menjadi Rp 850 milyar.
  • Meningkatkan penjualan per distributor sebesar 50%.
  • Membuka wilayah pemasaran baru di Indonesia bagian timur yang memberikan kontribusi terhadap kenaikan penjualan nasional sebesar 20%.
2010 - 2011 PT. Carasiana, Sulawesi Selatan
District Sales Manager

  • Meningkatkan penjualan wilayah Sulawesi Selatan dan Rp250 milyar per tahun menjadi Rp350 milyar per tahun.
  • Mengoordinir 250 agen distributor di wilayah Sulawesi Selatan.
  • Implementasi kursus dan pelatihan mengenai teknik dan strategi menjual yang efektif bagi karyawan baru, yang terbukti dapat meningkatkan penjualan secara lebih cepat.
2008 - 2009 PT. Bulan Terang Tangerang, Banten
Senior Sales Representative

  • Meningkatkan penjualan produk mobil per individu agen sebesar 20% dalam waktu 2 tahun.
  • Mengkoordinir agen-agen penjualan di wilayah Bantaeng dan Bulukumba.
  • Mengembangkan tim agen penjualan dari 10 orang menjadi 45 orang dalam waktu 2 tahun. 

PENDIDIKAN
2004 - 2008 UNM Makassar
Sarjana Ekonomi, jurusan Management, lulus tahun 2008 dengan IPK 3.32.

KURSUS DAN PELATIHAN
2007 EXECUTIVE TRAINING CENTER Jakarta: Effective Seling Strategy
2006 LEARNING COMM KOMPUTER Yogyakarta: Aplikasi Komputer Untuk Bisnis.

HOBY
Travelling, olahraga, membaca, Internet.
 

2. SURAT MENYURAT

Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain. Fungsinya mencakup lima hal: sarana pemberitahuan, permintaan, buah pikiran, dan gagasan; alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; dan pedoman kerja.
Jenis Surat  :
Surat secara umum digolongkan menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat dinas, dan surat niaga apabila ditinjau dari segi bentuk, isi, dan bahasanya. Sedangkan apabila digolongkan berdasarkan berdasarkan pemakaiannya dapat dibagi menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat resmi, dan surat dinas.

contoh surat resmi
SMAN 8 Surabaya
Jalan Solontongan No.6 Surabaya
Telp. 022-7304542 - Fax. 022-7304542
Nomor:04/SMAN8/10/2011                                                                                   Surabaya, 22 Oktober 2011
Lampiran: 1 (satu)
Hal     : Undangan
Yth. Orang tua siswa-siswi kelas XII
di tempat
Dengan hormat,
Untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam bidang pertanian dan pelajaran IPA, kami bermaksud mengadakan kegiatan wisata ilmiah. Kegiatan tersebut merupakan kunjungan ke laboratorium UPI. Adapun kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada:
Tanggal         : Sabtu, 5 November 2011
Pukul             : 08.00 s.d. 16.30
Tempat          : Laboratorium UPI
                      Jalan Setiabudi, Surabaya
Dengan undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian bapak ibu, kami ucapkan terima kasih.
 Hormat saya,
 Kepala Sekolah
          Ttd.

Dra. Hj. Erna Ratna


contoh Dari Jenis-jenis surat
Surat Pribadi
Surat pribadi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Surat dapat berupa korespondensi antara sesama teman atau keluarga.
Ciri-ciri surat pribadi yaitu:
1.      Tidak menggunakan kop surat
2.      Tidak ada nomor surat
3.      Salam pembuka dan penutup bervariasi
4.      Penggunaan bahasa bebas, sesuai keinginan penulis
5.      Format surat bebas
Contoh surat pribadi:
Sahabatku Rani                                                                                                               Jakarta, 18 Januari 2012                                                                                                 
Jalan Kecapi
Bandung
Assalamualaikum Wr.Wb.
Halo, apa kabar, baik baik saja kan? Aku dan keluargaku dalam keadaan sehat walafiat. Mudah mudahan kabarmu juga seperti itu. Apa di Bandung hujan terus sepanjang hari? Di Jakarta hampir setiap hari hujan loh. Ran, bulan depan kan udah mulai libur sekolah, apa kamu punya rencana liburan ke luar kota? Kalau tidak aku ingin berkunjung ke rumahmu. Aku ingin melihat  keindahan kota Bandung dan berlibur bersamamu. Wassalamualaikum Wr.Wb.
                                                                                                            
Sahabatmu,
 Bella                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 
Surat Dinas
Surat dinas biasanya dikirimkan oleh sebuah instansi, atau sebuah lembaga bisa juga dari organisasi atau badan institusi. Surat dinas biasanya berisi tentang bermacam-macam hal yang ada kaitannya dengan kepentingan administrasi yang ada di pemerintahan.
Ciri-ciri surat dinas:
·        Menggunakan kop surat dan instansi atau lembaga yang bersangkutan
·        Menggunakan nomor surat, lampiran, dan perihal
·        Menggunakan salam pembuka dan penutup yang baku
·        Menggunakan bahasa baku atau ragam resmi
·        Menggunakan cap atau stempel instansi atau kantor pembuat surat
·        Format surat tertentu
Contoh surat dinas :
PEMERINTAH KOTA SEMARANG
DINAS PENDIDIKAN
SMU NEGRI 3 SEMARANG
Jl. Pemuda Semarang
No. : 007/123/SMU/III/2011
Hal : Rapat Dinas
Sifat : Sangat Penting

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Guru serta Staf Pegawai SMU Negeri 3 Semarang
di
Tempat
Assalamu'alaikum wr. Wb.
Sehubungan dengan banyaknya aksi-aksi anarkis dan semakin maraknya pemakaian obat-obat terlarang yang di lakukan di kalangan pelajar, maka sangat penting sekali jika kita bertindak secara bersama-sama, sehubungan dengan aksi-aksi yang sangat meresahkan tersebut dengan ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk bisa menghadiri acara rapat dinas yang akan kami adakan. Adapun acara tersebut Insya Allah akan dilaksanaka pada :
Hari : Sabtu Tanggal 5 Februari
Waktu : 09.00 s.d 12.00
Tempat : Ruang Aula SMUN 3 Semarang
Demikian surat ini kami sampaikan , semoga bapak/ibu dapat memakluminya. Atas perhatian dan kerjasama baik bapak/ibu. Kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
Kepala Sekolah SMUN 3 Bandung
Prof. Dr. Bagus Sekar Jaya
Surat Niaga
Surat niaga digunakan bagi badan yang menyelenggarakan kegiatan usaha niaga seperti industri dan usaha jasa. Surat ini sangat berguna dalam membangun hubungan dengan pihak luar sehingga harus disusun dengan baik.
Surat niaga memiliki ciri-ciri khusus dibandingkan surat-surat lainnya, yaitu :
1. berkaitan dengan perniagaan
2. berisi transaksi perniagaan dan kerja sama
3. isinya berkaitan dengan barang atau layanan jasa perniagaan
Jenis-jenis surat niaga :
1.      Surat penawaran barang
2.      Surat permintaan barang
3.      Surat permintaan penawaran barang
4.      Surat pemesanan
5.      Surat klaim (tuntutan ganti rugi)
6.      Surat pengantar barang
7.      Surat perjanjian (jual beli, kontrak, sewa menyewa, kerja sama, dsb)
Unsur surat permintaan penawaran dan surat penawaran adalah:
1.      Kepala surat
2.      Tempat dan tanggal pembuatan surat
3.      Nomor surat
4.      Lampiran
5.      Perihal
6.      Alamat yang dituju
7.      Salam pembuka
8.      Isi surat (pembuka, inti, penutup )
9.      Salam penutup
10.  Tanda tangan dan nama terang pembuat surat
Contoh surat niaga :
PT Jaya Selalu
Jalan Raya Merpati 3 Blok D Bandung, Jawa Barat
Nomor  : 864-2/BD-D/VII/12                                                                                        Makassar, 27 Agustus 2011
Lampiran  :  1 (satu) berkas
Hal  :  Permintaan
Kepada Yth. Kepala Bagian Penjualan
CV Cyber Komputindo Kompleks
Makassar Elektronik Centre Blok H Lt. 3 No. 14
Kami beritahukan dengan hormat bahwa kami akan membuka kantor cabang baru di Jalan Raya Merpati 3 Blok D Bandung, Jawa Barat. Oleh karena itu, kami membutuhkan: 1) 10 unit meja kantor, 2) 10 unit computer, 3) 2 unit printer, sesuai yang saudara tawarkan pada iklan harian merdeka, tgl. 16 januari 2011. Sehubungan denga hal tersebut, kami mohon kepada saudara untuk mengirim brosur, daftar harga, dan buku petunjuk teknisnya. Selain itu, mohon penjelasan tentang : 1) syarat pembayaran, 2) syarat penyerahan barang, 3) potongan harga. Kami tunggu balasan saudara secepatnya. Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami menyampaikan terima kasih.
                                                                                                                                                        Hormat saya,
                                                                                                                                                Kepala Bagian Pembelian

Selasa, 20 Mei 2014

TUGAS 3 MENULIS LAPORAN ILMIAH DAN RANCANGAN USULAN PENELITIAN



RANCANGAN PENULISAN KARYA ILMIAH 
CONTOH 

1. Pendahuluan

Penulisan karya ilmiah melibatkan tiga perencanaan: isi, format dan teknik penulisan, serta bahasa.

1.1 Perencanaan Isi

• Produk berpikir konseptual dan analitis

• Prinsip pengklasifikasian, pembagian, dan keruntutan

• Kaidah kelengkapan dan konsistensi.


1.2 Perencanaan Format dan Teknik Penulisan

• Standar (Universal)

• Lazim (Selingkung)

• Konvensional


1.3 Perencanaan Bahasa (Ragam Ilmiah)

• Nada formal dan objektif

• Lazim bertitik tolak orang ketiga dan kalimat pasif

• Gramatik konsisten

• Berbeda dengan ragam bahasa sastra dan bahasa keseharian

• Berada pada tingkat resmi, bukan tingkat keseharian (kolokial)

• Berbentuk wacana pemaparan (ekspositori)

• Pengungkapan dengan lengkap, jelas, ringkas, dan tepat.

• Terhindar dari unsur bahasa yang usang, kolot, dan basi.

• Terhindar dari ungkapan yang ekstrim dan emosional.

• Terhindar dari kata-kata yang mubazir.

• Sebagai alat komunikasi pikiran, bukan perasaan.

• Berukuran sedang dalam panjang kalimat.

• Lazim dilengkapi dengan gambar, diagram, peta, daftar, dan tabel.


AWAS, banyak penulis GAGAL merealisasikan ragam ilmiah karena kesalahan pemilihan dan pembentukan kata, frase, klausa, kalimat, dan paragraf. AKIBATNYA, ragam tidak memenuhi syarat dan ragam bahasa ilmiah yang tidak bergengsi.


2. Pengembangan Gagasan ke dalam Bentuk Paragraf

• Syarat: utuh, padu, dan terkembang

• Komponen: gagasan dasar (kalimat topik) dan gaasan pengembang (kalimat pengembang)

• Gagasan pengembang: fakta, contoh, definisi, ilustrasi, kualifikasi, rincian, data statistik, analog,
 perbandingan, urutan kausalitas, dan urutan peristiwa

• Struktur: induktif, deduktif, dan kombinasi

• Pengungkapan visual: tabel, gambar, diagram, figurasi, poligon yang berfungsi sebagai supplemen
pengungkapan verbal (dirujuk dalam teks).


3. Kaidah Tata Tulis Ilmiah

3.1 Kaidah Universal

• penggunaan ragam bahasa tulis ilmiah

• penggunaan bahasa yang baik dan benar

• penggunaan ejaan dan tanda baca

• penggunaan kata, lambang, peristilahan, kalimat, dan paragraf.


3.2 Kaidah Selingkung

• norma konvensi

• bisa berbeda satu lembaga dengan lembaga lain

• format pelaporan (pembagian bab) dan format-format penunjang yang lain: halaman sampul, judul,
persetujuan, pengesahan, pelampiran.

• penulisan halaman sampul, halaman judul, penulisan judul dan subjudul, pengutipan, penulisan tabel, gambar,
penulisan halaman, dan penulisan daftar pustaka.


3.2.1 Penulisan Judul, Judul Bab, dan Subbab

• Judul dan judul bab ditulis dengan huruf kapital semua

• Subjudul ditulis dengan huruf kecil, kecuali huruf pertama tiap unsur kata

• Kata depan ditulis dengan huruf kecil semua (di, ke, dari, pada, untuk, bagi, yang)

• Huruf pertama pada perulangan (kedua) yang menjadi subjudul ditulis dengan huruf kecil (Faktor-faktor…,
Sumber-sumber…)
• Penomoran bab menggunakan angka romawi: I, II, III, IV, dan V.

• Penomoran subjudul dapat menggunakan angka arab atau campuran huruf dan angka.


3.2.2 Penulisan Kutipan

Pengutipan dilakukan dengan menuliskan nama akhir, tahun, dan halaman sumber rujukan. Contoh: Menurut Soedardji (2003:11), …. Jika ada dua pengarang, pengutipan dilakukan dengan menyebut nama akhir kedua pengarang tersebut. Contoh: Menurut Chairul dan Agustin (1995:23), …. Jika pengarang lebih dari tiga, penulisan rujukan dilakukan dengan menulis nama akhir pengarang pertama diikuti dengan dkk. Contoh: Menurut Amry, dkk. (1989:215), …. Jika nama pengarang tidak disebutkan, yang dicantumkan dalam rujukan adalah nama lembaga yang menerbitkan, nama dokumen yang diterbitkan, atau nama koran. Contoh: Kompas (Minggu, 29 Februari 2004) menulis bahwa…. Untuk karya terjemahan, perujukan dilakukan dengan menulis nama pengarang asli. Menurut Rujukan dari dua sumber atau lebih oleh pengarang yang berbeda dicantumkan dalam satu tanda kurung dengan titik koma sebagai pemisah. Contoh: …… (Soedardjo, 2003:23; Chairul, 2003:19).

3.2.3 Penyajian Tabel dan Gambar

• Tabel

• Tujuan:

a. Mensistematisasikan data statistic

b. Memfasilitasi pemahaman dan penafsiran data

c. Memfasilitasi pencarian hubungan antardata


• Prinsip penyajian tabel:

a. Tampilan sederhana dan jelas

b. Jika tampilan >1/2 halaman disajikan pada halaman tersendiri.

c. Jika tampilan <1/2 halaman diintegrasikan dalam teks

d. Diberikan identitas (nomor dan nama)

e. Jika lebih dari satu halaman, bagian kepala tabel diulang pada halaman berikutnya dan diberikan tulisa
Lanjutan Tabel pada tepi kiri halaman berikutnya.

f. Setiap huruf pertama nama tabel ditulis kapital, kecuali kata depan.

g. Kata Tabel ditulis mulai tepi kiri, diikuti nomor dan nama tabel.

h. Jika nama tebel lebih dari satu baris, baris kedua dst. dimulai sejajar dengan huruf awal baru.

i. Judul tabel tidak diakhiri dengan tanda baca

j. Berikan jarak tiga spasi antara teks sebelum dan sesudah table

k. Nomor tabel dimulai dari nomor 1

l. Garis paling atas tebel dimulai tiga spasi di bawah nama tebel.

m. Penulisan nomor, persen, dan frekuensi dengan singkatan.

n. Garis horizontal perlu dibuiat, tetapi garis vertical kanan, tengah, dan kiri tidak perlu

o. Tabel kutipan perlu disebutkan sumber.


• Gambar

• Yang termasuk gambar: foto, grafik, peta, sket, dan diagram

• Tujuan penggunaan gambar:

a. Visualisasi data/pernyataan kualitatif

b. Visualisasi hubungan antarvariabel

c. Penyajian data statistik dengan grafik


• Prinsip penyajian gambar:

a. Judul gambar di bawah presentasi gambar

b. Cara penulisan nama gambar sama dengan penulisan table

c. Gambar harus jelas dan komunikatif

d. Gambar >1 halaman disajikan dalam halaman tersendiri

e. Penyebutan adanya gambar seharusnya sebelum adanya gambar

f. Gambar diacu dengan nomor dan nama gambar

g. Penomoran gambar dengan angka Arab


Petunjuk praktis penulisan

a. Jarak antara gambar/tabel dengan teks sebelum atau sesudahnya tiga spasi.

b. Judul tabel/gambar diketik satu halaman dengan tabel atau gambarnya.

c. Tepi kanan teks tidak harus rata.

d. Tempatkan nomor halaman di tepi kanan atas, kecuali halaman di awal bab ditempatkan di tengah bawah.

e. Nama pengarang yang ada pada teks (yang dikutip) harus sama dengan nama yang ada pada daftar pustaka.

f. Nama awal dan tengah pengarang dapat disingkat atau ditulis sempurna, asal taat asas dalam satu daftar.

3.2.4 Penulisan Daftar Pustaka

• buku

• buku kumpulan artikel (ada editornya)

• artikel dalam buku kumpulan artikel (ada editornya)

• artikel jurnal

• artikel majalah/Koran

• dokumen resmi pemerintah

• karya terjemahan

• skripsi, tesis, disertasi,

• makalah yang disajikan

• internet

Pada dasarnya, unsur yang dituliskan dalam daftar pustaka meliputi: (1) nama pengarang (ditulis dengan urutan nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik), (2) tahun penerbitan, (3) judul, termasuk subjudul, (4) tempat penerbitan, dan (5) nama penerbit. Setiap unsur tersebut diakhiri dengan tanda titik (.), kecuali antara kota tempat penerbit dan nama penerbit yang dipisahkan dengan tanda titik dua.

3.2.4.1 Pustaka dari Buku

Tahun penerbitan ditulis setelah nama pengarang diakhiri dengan tanda titik, judul digarisbawahi per kata atau dicetak miring, dengan huruf besar pada awal kata, kecuali kata hubung. Tempat penerbitan dan nama penerbit dipisahkan dengan tanda titik dua. Baris pertama dimulai dari margin kiri, baris kedua, dan seterusnya masuk enam ketuk. Jarak antara baris dalam satu rujukan satu spasi, jarak antara rujukan yang satu ke yang lain dua spasi.

3.2.4.2 Pustaka dari Buku yang Berisi Artikel (Ada Editornya)
Cara menuliskannya sama dengan rujukan dari buku hanya ditambah dengan tulisan (Ed.) jika hanya satu editor dan (Eds.) jika lebih dari satu editor. (Ed.) atau (Eds.) tersebut ditempatkan di antara nama pengarang dan tahun penerbitan. Maurice, Catherine dan Masyita, Dewi. (Eds.). 1996. Behavioral Intervention for Young Children with Autism: A Manual for Parents and Professionals. Austin, Texas: 8700 Shoal Creek Boulevard.

3.2.4.3 Pustaka dari Artikel dalam Buku Kumpulan Artikel (Ada Editornya)
Nama pengarang artikel ditulis di depan, diikuti tahun penerbitan. Judul artikel diapit tanda kutip, tidak perlu dicetak miring atau digarisbawahi per kata. Nama editor ditulis seperti urutan yang sebenarnya, diberi keterangan (Ed.) atau (Eds.) Judul buku yang berisi kumpulan artikel dicetak miring atau digarisbawahi per kata, nomor halaman dituliskan dalam kurung.,Loovas, O. Ivar. 1996. “The UCLA Young Autism Model of Service Delivery” dalam Catherine Mauricea dan Dewi Masyita. (Eds.), Behavioral Intervention for Young Children with Autism (hlm. 241—248). Austin, Texas:
8700 Shoal Creek Boulevard.

3.2.4.4. Pustaka Artikel dalam Jurnal
Nama penulis ditulis, diikuti tahun. Judul artikel diapit tanda kutip, judul jurnal dicetak miring atau digarisbawahi. Berikutnya jurnal tahun ke berapa, nomor berapa, dan halaman berapa.
Marwoto, Y. 2001. “Seni dan Subversi” dalam Basis, Nomor 09-10, Tahun ke-50, September-Oktober, (hlm.32—37).


3.2.4.5 Pustaka dari Artikel dalam Koran atau Majalah
Nama pengarang ditulis paling depan, dikuti tahun, tanggal, dan bulan. Judul artikel ditulis di antara tanda kutip,
nama koran atau majalah dicetak miring atau digarisbawahi per kata. Hidayat, Dedy N. 2004. “Amerikanisasi Industri Kampanye Pemilu” dalam Kompas, Rabu, 11 Februari, (hlm. 4).

       Manfaat Rancangan Usulan Penelitian

Pengertian penelitian mengandung 2 manfaat penelitian, yaitu: maanfaat teoritis dan manfaat praktis.

a.       Manfaat Teoritis
Penelitian yang bertitik tolak dari meragukan suatu teori tertentu disebut penelitian verikatif. Keraguan terhadap suatu teori, muncul jika teori yang bersangkut tidak bisa lagi menjelaskan peristiwa-peristiwa aktual yang dihadapi. Pengujian terhadap teori tersebut dilakukan melalui penelitian empiris, dan hasilnya bisa menolak atau mengukuhkan, atau merevisi teori yang bersangkutan.
b.      Manfaat Praktis
Pada sisi lain, penelitian bermanfaat pula untuk memecahkan masalah-masalah praktis. Hampir semua lembaga yang ada di masyarakat, baik lembaga pemerintahan maupun lembaga swasta, menyadari manfaat ini dengan menempatkan penelitian dan pengembangan sebagai bagian integral dalam organisasi mereka.

Kedua manfaat penelitian tersebut merupakan syarat dilakukannya suatu penelitian, sebagaimana dinyatakan dalam rancangan (desain) penelitian.

BENTUK DAN USULAN PENELITIAN

I. PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
  2. Perumusan Masalah
  3. Maksud dan Tujuan
  4. Kegunaan/Manfaat
  5. Pembatasan Masalah

 II. KAJIAN  PUSTAKA/KERANGKA PEMIKIRAN/HIPOTESIS

1.    Kajian Pustaka
2.    Kerangka Pemikiran
3.    Hipotesis

 III. METODE PENELITIAN

  1. Tempat dan Waktu
  2. Bahan dan Alat
  3. Subjek dan Objek Penelitian
  4. Rancangan Penelitian
  5. Pelaksanaan Penelitian
  6. Peubah Pengamatan
  7. Analisis Data
  8. Jadual Penelitian
DAFTAR KEPUSTAKAAN
LAMPIRAN
http://wwwmidris.blogspot.com/2012/03/format-usulan-penelitian.html
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...